Rabu, 18 November 2015
DIA PAHLAWAN KITA
Sudah sejak satu jam yang lalu para pelayat meninggalkan pemakaman. Namun, Tarno bersama putrinya, Arum, yang berusia 8 tahun, masih belum beranjak dari makam Sulastri, Istrinya yang meninggal di Taiwan, karena kecelakaan kerja.
"Pak, kata orang-orang, ibu adalah Pahlawan Devisa. Kenapa ibu dimakamkan di sini dan bukan di Taman Makam Pahlawan?" tanya Arum setengah berbisik.
"Arum, tanpa dimakamkan di Taman Makam Pahlawan pun, ibumu tetaplah seorang pahlawan. Pahlawan buat keluarga kita, yang akan selalu kita kenang, selamanya, di sini," jawab Tarno sambil menunjuk dadanya dan dada Arum
Chiayi, 10 November 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar