Senin, 18 Mei 2015

Cinta Pertama Yang Salah




Elena langsung memalingkan wajahnya saat pandangannya beradu dengan sepasang mata elang milik Arka, seorang fotografer baru di perusahaan agency model, tempat Elena bekerja. Wajah Elena langsung bersemu merah dan dia mendadak salah tingkah. Belum pernah sebelumnya Elena merasakan hatinya bergetar seperti ini, jika dia beradu pandang dengan laki-laki.

'Inikah yang namanya jatuh cinta?' batin Elena, bingung.

Sejak memutuskan berkarir di dunia model profesional, banyak laki-laki yang datang menawarkan cinta pada Elena. Namun, gadis cantik berusia 19 tahun itu selalu menolaknya. Elena tidak suka dengan laki-laki yang terlalu 'over acting' dan suka merayu. Akan tetapi Arka beda. Cowok bertubuh atletis itu sangat cuex dan pendiam. Jangankan merayu atau sekedar bertegur sapa dengan Elena, tersenyum saat bertemu pun tidak pernah. Sikap dingin Arka inilah yang membuat Elena penasaran hingga akhirnya timbul rasa cinta.

Elena menarik napas panjang untuk menenangkan debaran hatinya. Sekilas dilihatnya Arka berjalan menuju ruang kerja Pak Ruly, pemimpin perusahaan ini. Penasaran, Elena pun diam-diam mengikuti Arka.

"Bagaimana kerjaan hari ini, Sayang? Pasti para modelku pada godain kamu, ya?" tanya Pak Ruly dengan gaya lemah gemulai, sambil memeluk dan mencium kedua pipi Arka.

"Kenapa? Cemburu, ya? Secantik apapun modelmu, aku tidak akan mungkin jatuh cinta pada mereka. Karena buatku, kamu adalah segalanya." Arka mencubit mesra kedua pipi Pak Ruly, lalu mencium keningnya.

Elena yang melihat kejadian itu langsung berpaling dan bergegas meninggalkan tempat itu. Getaran indah yang baru saja dirasakannya, kini berubah jadi rasa jijik yang berbalut kekecewaan yang pedih.

"Kenapa cinta pertamaku harus jatuh pada seorang gay? Kenapaaa ...?" teriak Elena di dalam mobilnya.

Chiayi, Mei 2015

2 komentar: