Kamis, 21 Mei 2015

Serupa Aku ( Flash Fiction )



Dari jendela apartemennya di lantai sembilan, Sandy melepas pandangan pada angkuhnya kota. Hamparan rumah-rumah dan gedung pencakar langit di luar sana, seakan jadi saksi kesia-siaan perjuangan Sandy, dalam meraih cintanya.

Ketampanan wajah Sandy ternyata bukan jaminan untuk mendapatkan cinta Calista. Kemiskinan menjadi alasan utama keluarga Calista, memutuskan hubungan mereka berdua.

"Saya tidak akan pernah merestui hubungan kalian! Kamu itu hanya anak tukang kebunku! Ngaca dong! Derajat keluarga kamu itu tidak sebanding dengan keluarga kami," tegas ayah Calista. Sebuah keputusan yang sangat menyakitkan, namun sekaligus menyulut semangat Sandy untuk bangkit menggenggam dunia.

"Saat ini saya memang bukan siapa-siapa, Om. Tapi suatu saat nanti, saya akan tunjukkan kalau saya layak dan pantas untuk Calista," janji Sandy kepada kedua orangtua Calista.

Tekad Sandy untuk mendapatkan kekayaan dalam waktu singkat, membuat dia terpaksa masuk ke dalam dunia gemerlap namun nista. Tawaran itu sungguh menggiyur dan menggoyahkan iman Sandy.

"Dia salah satu konglomerat di kota ini. Jika kamu jadi pasangan gelapnya, maka apapun yang kamu minta, pasti akan dia kasih," kata sang perantara pada Sandy. Tanpa pikir panjang, Sandy menyetujui tawaran itu. Dia tidak perduli dengan profesi itu, asalkan lembaran-lembaran rupiah bisa dia dapat sebanyak-banyaknya.

Kini Sandy sudah mempunyai segala yang dia inginkan, untuk dipersembahankan pada keluarga Calista. Mobil, apartemen, dan setumpuk deposito di bank, tentu bisa membeli restu dari orangtua Calista.

Namun sayang, sebuah undangan pernikahan yang baru saja dia temukan di apartemennya, telah menghancurkan segala mimpinya. Dua orang yang sangat dia kenal, akan segera mengucap sumpah-janji sehidup semati.

"Haruskah aku merelakan Calista jatuh ke tangan orang yang sama bejatnya seperti diriku?" Sandy bimbang. Pandangannya beralih pada sosok laki-laki yang baru bangkit dari ranjang dan melangkah mendekatinya.

"Sayang, sebentar lagi aku akan menikah, tapi itu hanya untuk statusku di masyarakat saja. Dan kita akan tetap terus bersama, meski secara sembunyi-sembunyi," kata laki-laki bertubuh atletis itu sambil memeluk mesra Sandy.


Chiayi,  2015



Tidak ada komentar:

Posting Komentar